Polisi: Perampok Siang Bolong di SPBU Gunakan Senpi Rakitan

Polisi menduga senjata api yang digunakan oleh perampok di SPBU Jembatan Gantung, Cengkareng, Jakarta Barat, adalah senjata api rakitan. Senjata api itulah yang dipakai oleh perampok untuk menembak korban bernama Davidson Tantono hingga tewas.

“Ada kemungkinan senjata rakitan,” ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat AKBP Andi Adnan saat dihubungi detikcom, Jumat (9/6/2017).

Andi juga menyatakan kasus ini adalah murni perampokan. Hingga saat ini, polisi terus melakukan pengejaran terhadap keempat orang yang diduga menjadi komplotan pelaku perampokan.

“Ini kejahatannya murni perampokan,” katanya.

Sementara itu, polisi tidak menemukan selongsong peluru di lokasi kejadian. Davidson diketahui tewas ditembak dari jarak 1 meter.

“Tidak ditemukan,” ucap Andi kepada wartawan di lokasi kejadian, Jumat (9/6/2017).

Davidson tewas setelah ditembak oleh kawanan perampok di depan SPBU Jembatan Gantung, Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, sekitar pukul 13.30 WIB Jumat (9/6). Pelaku mengikuti korban sejak dari bank saat mengambil uang untuk pembayaran nasabah. Pelaku juga kemudian diduga menggembosi ban mobil korban.

Jenazah Davidson yang sebelumnya berada di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, dibawa pihak keluarga pada Jumat malam. Salah seorang kerabat Davidson, Ardi, mengatakan jenazah dibawa ke rumah duka Heaven, Pluit.

Sumber: Detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.