Apa Kabar Kasus Proses Penyidikan Penyelewengan Minyak Goreng?

Apa Kabar Kasus Proses Penyidikan Penyelewengan Minyak Goreng? – Tim Penyidik Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus telah menetapkan 4 orang tersangka yang terkait dengan kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya pada bulan Januari 2021 sampai dengan Maret 2022.
Lalu bagaimanakah kelanjutan kasusnya hingga saat ini?
Lewat keterangan pers 19 April 2022, Jaksa Agung RI Burhanuddin berkata, keempat tersangka akan langsung ditahan untuk dapatkan proses penyelidikan yang lebih cepat. Para tersangka ditahan di Rumah Tahanan Negara Salemba cabang Kejaksaan Agung dan cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan selama 20 hari sejak 19 April 2022 hingga 8 Mei 2022. Keempat tersangka, yaitu IWW selaku Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, MPT selaku Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, SM selaku Senior Manager Corporate Affair Permata Hijau Group (PHG), dan PTS selaku General Manager di Bagian General Affairs PT Musim Mas dikenai tuntutan melanggar Pasal 54 ayat (1) huruf a dan ayat (2) huruf a,b,e dan f Undang-Undang No 7/2014 tentang Perdagangan.

Selain itu, Keputusan Menteri Perdagangan No 129 Tahun 2022 jo No 170/2022 tentang Penetapan Jumlah untuk Distribusi Kebutuhan Dalam Negeri (Domestic Market Obligation) dan Harga Penjualan di Dalam Negeri (Domestic Price Obligation). Para tersangka juga terkena ketentuan Bab II Huruf A angka (1) huruf b, Jo. Bab II huruf C angka 4 huruf c Peraturan Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri No 02/DAGLU/PER/1/2022 tentang petunjuk teknis pelaksanaan kebijakan dan pengaturan ekspor CPO, RDB Palm Olein dan UCO.
Dari penjelasan dari Burhanudin dalam keterangan persnya, dapat disimpulkan siapapun yang terjerat tindak pidana walaupun menteri sekalipun akan tetap dilakukan pemeriksaan apabila sudah cukup bukti dan fakta. Pihaknya juga tegaskan jika tidak akan melakukan hal – hal yang sebenarnya harus kami lakukan. Yang artinya, siapapun pelakunya kalau cukup bukti pasti akan berlanjut pada proses pemeriksaan.

Sejak saat itu, Tim Penyidik juga telah melakukan pemeriksaan beruntun. Berikut ini beberapa urutannya :
1. Pada Rabu, 20 April 2022, Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Kejaksaan Agung lakukan pemeriksaan terhadap 3 orang saksi. Satu diantaranya yaitu pegawai Kementerian Perdagangan.
2. Kamis, 21 April, Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Kejaksaan Agung telah lakukan pemeriksaan terhadap 4 orang saksi.
3. Senin 25 April 2022, Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Kejaksaan Agung lakukan pemeriksaan terhadap 1 orang saksi. Yaitu Kepala Biro Hukum Kementerian Perdagangan.
4. Selasa, 26 April 2022, 3 orang saksi diperiksa oleh Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS). Ketiganya adalah pegawai dari Kementerian Perdagangan.
5. Rabu, 27 April 2022, Tim JAM PIDSUS lakukan pemeriksaan kembali terhadap 3 orang saksi lagi terkait kasus ini. Antara saksi tersebut, dua diantaranya adalah pegawai Kementerian Perdagangan.
6. Kamis 28 April 2022, Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Kejaksaan Agung telah lakukan pemeriksaan terhadap 2 orang saksi.

Dalam perkara ini para tersangka telah melanggar pemberian Fasilitas Ekspor Minyak Goreng Tahun 2021-2022. Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menyebut Indrasari diduga telah menerbitkan persetujuan ekspor komoditi crude palm oil atau CPO dan produk turunannya kepada tiga perusahaan itu. Padahal, perusahaan-perusahaan tersebut belum punya syarat untuk melakukan ekspor. Bahkan, kasus ini pun mendapatkan perhatian khusus dari Presiden Joko Widodo. Pasalnya sejak akhir tahun 2021 stok minyak goreng terbatas dan harganya pun sangat tinggi. Presiden Jokowi juga meminta jika kasus mafia minyak goreng ini harus diusut sampai tuntas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×

Konsultasi Hukum

× KONSULTASI